FB_IMG_1504329379607
Janner Raja Simarmata

Humas DPP Punguan Pomparan Ompu Simataraja Raja Simarmata Dohot Boruna Se Indonesia, sebelumnya adalah Ketua Bidang Infokom DPP tahun 2008-2012 dan 2012-2016, sekaligus pengelola website SIMARMATA.OR.ID sejak tahun 2008 hingga saat ini.

Medan, SIMARMATA.or.id – Parsadaan Pomparan Raja Nai Ambaton (Parna) atau perkumpulan marga-marga Parna menggelar Musyawarah Besar (Mubes) di Hotel Emerald Garden Jalan Yos Sudarso, Medan. Agenda Mubes, di antaranya memilih kepengurusan yang baru periode 2017-2022 dan penyempurnaan AD/ART, Sabtu (2/9/2017)

Sebelum kegiatan resmi dimulai, para pengurus dan sesepuh berkumpul dan memilih formateur dengan Ketua Letjen (Purn) TNI Cornel Simbolon MSc dan anggota Raidir Sigalingging, PMH Sidauruk, Robinson Sijabat, Dr Juang Sitanggang, Dr Jhonny Buyung Saragih dan Ir B Rickson Simarmata. “Formateur akan memilih komposisi kepengurusan. Mubes juga tidak ada kaitan dengan proses pemilihan kepala daerah (Pilkadasu),” ujar Ketua Formateur Cornel Simbolon didampingi Ketua Panitia Pelaksana Raidir Sigalingging, Syamsudin Sidabutar dan unsur panitia lainnya.

Mantan Wakasad purnawirawan jenderal bintang tiga itu dalam kepengurusan lalu menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Penasihat Parna. Menurutnya, sebelum Mubes, sudah hadir 200-an peserta pimpinan marga Parna se- Indonesia dan pengurus Parna dari sekitar 20 provinsi di Tanah Air.

“Datang juga dari luar negeri karena Mubes juga sebagai sarana silaturahmi para anggota Parna untuk menyatukan persepsi, visi dan misi akan potensi dan peluang yang dimiliki, baik di bona pasogit maupun di luarnya,” ujar Cornel Simbolon.

Menurutnya, Parna mencakup lebih dari 56 marga  yang sudah memiliki keturunan berjuta jiwa dan tersebar ke seluruh penjuru. Disebabkan sudah demikian banyak, harus saling mengenal karena dalam janji Parna, keturunannya tidak boleh saling mengawini karena akan mendapat pengucilan adat.

“Parna adalah bagian dari bangso Batak saling asah, saling asuh dan saling asih. Inti Dalihan Natolu¬† adalah saling menghargai antara dongan tubu, hula-hula dan boru. Nilai yang terkandung dalam budaya Batak tersebut harus tetap kita pelihara dan kita wujudnyatakan di tengah-tengah masyarakat demi kemajuan bersama,” kata Cornel Simbolon.

Menurutnya, dari keluarga besar Parna banyak sekali bibit – bebet – bobot berkualitas yang memimpin di ragam sektor. “Seperti yang saya katakan tadi, Mubes Parna tidak terkait dengan proses Pilkadasu tapi kalau ada secara pribadi, silakan. Bila marga-marga Parna menilai baik, akan didukung tapi tanpa melibatkan Parna,” tegasnya.

Raidir Sigalingging mengatakan, peserta yang sudah melapor datang dari 20 provinsi di Tanah Air tapi yang bukan pengurus hadir dari seluruh Indonesia dan luar negeri. “Di Medan sekitarnya saja, ada 200.000 jiwa. Kami berkumpul menyatukan visi misi,” tegasnya.

Menurut Cornel, selain untuk memilih pengurus baru, Mubes ini juga sebagai sarana silaturahmi para anggota Parna se-Indonesia, sehingga bisa lebih maju.

Satu visi dan misi, menjadikan bona pasogit lebih maju. “Parna sudah komit mendukung program pemerintah dalam memajukan bangsa, khususnya yang berkait langsung dengan bona pasogit,” tutup Cornel Simbolon. (sib)

Komentar Anda