Saat ini Jenazah korban disemayamkan di rumah duka untuk dilakukan prosesi pemakaman secara adat di Dusun Bangun Bolak, Nagori Simantin Pane.
Janner Raja Simarmata

Humas DPP Punguan Pomparan Ompu Simataraja Raja Simarmata Dohot Boruna Se Indonesia, sebelumnya adalah Ketua Bidang Infokom DPP tahun 2008-2012 dan 2012-2016, sekaligus pengelola website SIMARMATA.OR.ID sejak tahun 2008 hingga saat ini.

Simalungun, SIMARMATA,.or.id – Mengenaskan. Tidak ada yang tahu apa penyebabnya, Sri Utami Simarmata, warga Dusun Bolak Nagori Simantin Pane, Kecamatan Panei, ditemukan tewas tergantung. Diduga korban nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, Selasa (9/5/2017).

Jasad Sri Utami Simarmata yang baru saja menamatkan sekolahnya dari SMA Negeri 3 Pematangsiantar itu pertamakali ditemukan oleh kakaknya, Deswanti Simarmata. Saat itu Deswanti baru tiba dari ladang, Selasa (9/5) sekira pukul 16.00 WIB. Begitu masuk rumah, Deswanti melihat laptop korban menyala tanpa ada yang memainkan. Penasaran, ia pun mencari keberadaan sang adik. Setelah masuk kamar, Deswanti kaget begitu melihat adiknya tergantung.

Merasa masih bisa menolong, Deswanti kemudian melepaskan tali pramuka yang menjerat leher korban dan menurunkannya. Kemudian ia membawa korban ke ruang tamu. Namun saat dilihat, korban sudah tak bernyawa.

Selanjutnya Deswinta pun melaporkan kejadian kepada orangtuanya. Dan saat itu juga para tetangga langsung mendatangi rumah korban.

Mengetahui hal itu, Kapolsek Panei Tongah bersama Camat Panei melakukan cek ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) adanya gantung diri di Dusun Bangun Bolak, Nagori Simantin Pane Dame, Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun, Rabu (10/5/2017).

Akhirnya jenazah korban pun tetap disemayamkan di rumah duka untuk dilakukan prosesi pemakaman secara adat di dusun tersebut.

Komentar Anda