Desy Br Manik, ibu dari Mikael yang memeluk Foto semasa hidup Mikael
Janner Raja Simarmata

Humas DPP Punguan Pomparan Ompu Simataraja Raja Simarmata Dohot Boruna Se Indonesia, sebelumnya adalah Ketua Bidang Infokom DPP tahun 2008-2012 dan 2012-2016, sekaligus pengelola website SIMARMATA.OR.ID sejak tahun 2008 hingga saat ini.

Siantar,  SIMARMATA.or.id – Seorang bocah berusia delapan tahun tewas setelah sepeda mininya menabrak truk milik PT STTC  di Jalan Aman, tepatnya di depan Gang Sepadan, Kelurahan Asuhan, Kecaman Siantar Timur, Jumat (7/4/2017).

Nyawa bocah bernama Michael Axelly Simarmata, murid kelas dua Sekolah Dasar (SD) Cinta Rakyat, tak terselamatkan meski sempat dilarikan ke Rumah Sakit RSUD Djasamen Saragih.

Jenazah anak yang bermukim di Jalan Mual Nauli 5, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur ini dilarikan ke kamar jenazah RSUD Djasamen Saragih. Namun tak lama kemudian jenazah bocah ini dibawa oleh keluarganya ke rumah duka di Jalan Mual Nauli.

Informasi yang dihimpun, truk yang dikendarai Amrun baru saja keluar dari gerbang belakang PT STTC  Jalan Aman Ujung. Sedangkan Michael sedang bermain sepeda sendirian di sekitar lokasi.

Saat truk melintas di Jalan Aman Gang Sepadan, tiba-tiba Michael keluar dari gang dengan sepeda mininya. Michael tak dapat menghentikan laju sepeda di gang yang medannya menurun.

Truk Cangkang milik PT STTC
Truk Cangkang milik PT STTC

“Ketika keluar dari gang bocah tersebut langsung menabrak bodi belakang truk sebelah kanan. Langsung parah karena bodi mobil seluruhnya berbahan besi,” kata Amzha.

Setelah kecelakaan tersebut, Michael langsung dilarikan ke Kamar mayat RSUD Djasamen Saragih Kota Pematangsingsiantar.

Usai dibersihkan, jasad Michael langsung dibawa pihak keluarga ke rumah duka di Jalan Mual Nauli  5, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur.

Komentar Anda