Drs. Hiskia Simarmata, M.Si
Janner Raja Simarmata

Humas DPP Punguan Pomparan Ompu Simataraja Raja Simarmata Dohot Boruna Se Indonesia, sebelumnya adalah Ketua Bidang Infokom DPP tahun 2008-2012 dan 2012-2016, sekaligus pengelola website SIMARMATA.OR.ID sejak tahun 2008 hingga saat ini.

Lubukpakam, SIMARMATA.or.id – Sejak resmi dilantik sebagai Kepala Kantor Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan (ATR/BPN) Kabupaten Deliserdang pada Maret lalu, Hiskia Simarmata bertekad merubah pelayanan menjadi melayani dengan sepenuh hati dan merubah mindset jajarannya untuk menjemput bola. Hal itu diungkapkannya kepada wartawan, Rabu (26/4) di kantornya di Lubukpakam.

Disebutkan, untuk memulai pekerjaan akan ada 10 program yang akan disukseskan bersama. Di antaranya, mengajak seluruh pegawai bekerja sama dan sama-sama bekerja dengan motto melayani dengan sepenuh hati, senang dan memudahkan, serta “easy and quick” dengan arti mudah dan cepat. Kemudian, akan rekonsiliasi ke dalam dengan mengubah mindset Aparatur Sipil Negara/Pegawai Tidak Tetap (ASN/PTT) agar menjemput bola.

“Ramah dengan semua orang, kalau ada yang datang pemohon atau tamu, supaya disambut dengan ramah dan ditanya apa keperluannya, serta langsung memberikan karya nyata,” sebutnya.

Lebih lanjut dikatakan Hiskia, program selanjutnya memperbaiki sarana dan prasarana,  meningkatkan kinerja ASN/PTT secara profesional, mengejar legalisasi asset yang menjadi tunggakan selama ini agar cepat diselesaikan. Memperbaiki gudang arsip, warkah, buku tanah, surat ukur dan akan dibuat menjadi satu album.

Untuk menciptakan budaya malu, sebut Hiskia, setiap pagi melaksanakan apel dengan membaca 10 budaya malu dan catur tertib pertanahan. Lalu menegakkan disiplin dengan memberikan reward (hadiah) kepada yang berprestasi kerja dan memberikan punishment (hukuman) kepada yang melanggar disiplin kerja.

Program selanjutnya,  meningkatkan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) yang bertujuan peningkatan kesejahteraan ASN/PTT. Terakhir, meningkatkan koordinasi dan hubungan yang baik dengan seluruh masyarakat, instansi pemerintah maupun swasta serta dengan semua insan pers, media sosial, LSM. “Agar tercipta hubungan yang baik, sehingga dapat meminimalisasi masalah sengketa, konflik dan perkara pertanahan,” terang Hiskia Simarmata. (sib)

Komentar Anda