Dr Eddy Berutu bersama isteri Dra Romi Frida Mariani br Simarmata, Foto oleh Piere Barutu
Janner Raja Simarmata

Humas DPP Punguan Pomparan Ompu Simataraja Raja Simarmata Dohot Boruna Se Indonesia, sebelumnya adalah Ketua Bidang Infokom DPP tahun 2008-2012 dan 2012-2016, sekaligus pengelola website SIMARMATA.OR.ID sejak tahun 2008 hingga saat ini.

Dairi, SIMARMATA.or.id – Dr Eddy Keleng Ate Berutu, sosok yang terkenal ramah dan selalu memandang orang di sekitarnya dengan penuh kekaguman menjadikannya selalu di sambut hangat di manapun singgah. Tahun 1996 ia menggeluti bidang keuangan dan menempati posisi sebagai General Manager & Vice President PT Bank Permata, dahulu PT Bank Bali dan selanjutnya pernah menempati jabatan penting di berbagai lembaga keuangan, integritas juga kecakapan skill yang tinggi di perlukan sebab posisi di lembaga keuangan haruslah melalui fit and proper test oleh Otoritas jasa Keuangan (OJK).

Kemampuan Eddy Berutu di bidang pengelolaan bisnis pun diakui oleh Majalah Bussines Review dengan menganugerahinya The Best CEO Bussines Strategic pada tahun 2012. Di tengah zona nyaman saat ini ternyata ia tidak berpangku tangan saja melihat kampung halaman, tanah leluhurnya yang masih jauh dari kata berkembang. ia pun sering terlihat menyambangi desa – desa mendengar keluhan masyarakat den segera mengolahnya.

Jaringan dan relasi kuat di pemerintahan terutama sektor perekononomian membuatnya lebih mudah untuk memaparkan kebutuhan dan keunggulan Kabupaten Dairi, bahkan pada hari kamis sampai jumat ini ( 6 & 7 April2017 ) Dr Eddy K A Berutu pun di undang untuk menghadiri pertemuan para leader internasional ( WIAL REGIONAL CONFERENCE), yang di selenggarakan di Kuala Lumpur Malaysia, terlihat jelas lembaga nasional dan internasional pun mengakui akan kapasitasnya sebagai sosok yang bisa memberi inspirasi dan mengayomi.

Kabupaten Dairi dengan ibukotanya Sidikalang adalah induk dari Kabupaten Pakpak Bharat dan Kabupaten Humbang Hasundutan, dimana dua kabupaten yang di lahirkannya sudah merekah untuk menghasilkan, di sayangkan justru Kabupaten Dairi seolah jalan di tempat bahkan di daerah daerah pinggiran masih makin terperosok, apa yang terjadi ?

Banjir, jalan rusak, longsor dan kemiskinan menjadi wajah daerah potensial di Provinsi Sumatera Utara ini. Sampai pada hari kamis siang 6 April 2017, stasiun TV swasta nasional pun menayangkan liputannya tentang keadaan terbaru Kabupaten Dairi, sungguh amat mengenaskan. Birokrasi, pembangunan, kesehatan, pendidikan, menurut banyak nitizen yang berdomisili dan berasal dari daerah penghasil gambir, mengalami permasalahan banyak pemimpin di Dairi berjiwa bos dan hanya cari – cari kesempatan untuk mempersiapkan dirinya atau sanak keluarganya.

Sebenarnya jika memandang luas memang hal di atas adalah sifat yang masih banyak di temui di negeri ini, ada baiknya Kabupaten Dairi mulai menata ulang visi dan misinya dan coba berkaca dan berusaha memiliki konsep seperti DKI Jakarta yang sekarang ini justru giat mensejahterakan warganya dengan misi :

Pemerintahan yang :

  1. Bebas korupsi, kolusi dan nepotisme
  2. Terbuka
  3. Melayani warga

Terpenuhinya kebutuhan dasar warga, yaitu:

  1. Jaminan pendidikan
  2. Tempat tinggal yang layak
  3. Jaminan kesehatan
  4. Transportasi publik yang ekonomis
  5. Lapangan pekerjaan

Seharusnya poin di atas bisa di terapkan asal ada kemauan dan tidak alasan membangun hanya untuk bagi proyek semata, beberapa hari terakhir ini sudah bermunculan pejuang – pejuang karbitan untuk di ajukan sebagai bakal calon Dairi 1, mereka berasal dari pejabat yang masih berkuasa, pengusaha, akademisi namun teramat di sayangkan terlihat dari mereka belum ada yang berpengalaman dan ingin maju berdasarkan hati nurani membangun perekonomian sebagai tenaga yang dapat mengalirkan program – program pro kerakyatan, bakal – bakal calon yang sudah memancangkan baliho dan wajah manis rekam jejaknya sangat mudah di baca rekam jejaknya melalui obrolan warga, mesin pencarian di internet dan media sosial, kebanyakan menjadikan Kabupaten Dairi sebagai coba peruntungan.

Mengamati terus hal ini beberapa kali para tokoh yang berasal dari organisasi kemasyarakatan Dairi berkumpul untuk meminta kesediaan Dr Eddy K A Berutu memberikan pikiran dan tenaga berdasarkan pengalaman, ilmu pengetahuan dan jaringan di dalam dan luar negeri untuk membangun Kabupaten Dairi.

Dengan langkah – langkah awal :

Menciptakan sumber daya manusia yang:

  1. Tangguh lahir dan batin
  2. Kompeten
  3. Kualitasnya setara dengan daerah – daerah yang sudah maju

Menata daerah sesuai perubahan zaman untuk mendukung:

  1. Kemajuan ekonomi
  2. Keberlangsungan lingkungan
  3. Kehidupan sosial budaya masyarakat

Tentu ini adalah harapan kita semua putera – puteri Dairi dimana pun saat ini berada
Sumber : http://www.kompasiana.com/piereberutu/eddy-berutu-saatnya-kita-membangun-kabupaten-dairi_58e6e9bb2ab0bd83087dd348

Komentar Anda