Juang Sinaga Saat Memberikan Kata Sambutan pada Seminar Forum IHAN BATAK
Janner Raja Simarmata

Humas DPP Punguan Pomparan Ompu Simataraja Raja Simarmata Dohot Boruna Se Indonesia, sebelumnya adalah Ketua Bidang Infokom DPP tahun 2008-2012 dan 2012-2016, sekaligus pengelola website SIMARMATA.OR.ID sejak tahun 2008 hingga saat ini.

Samosir, SIMARMATA.or.id – Wakil Bupati Kabupaten Samosir Ir Juang Sinaga membuka Seminar Nasional Inovasi dan Teknologi Informasi (SNITI) yang bertemakan Membangun Daerah Melalui Inovasi dan Teknologi Informasi dalam Menyongsong Otorita Danau Toba (ODT) dan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) di Rogate Beach Hotel, Ambarita Samosir (11/11/2016) Jumat pagi.

Dalam sambutannya Juang Sinaga menyampaikan, terimakasih dan apresiasi kepada Forum IHAN BATAK yang telah mempercayakan dan memilih pulau Samosir sebagai tempat pelaksanaan Seminar.

“Ia mengatakan agar Samosir dapat maju dan bangkit maka harus ada inovasi dan teknologi untuk kabupaten ini,” ucapnya.

Dengan adanya Otorita Danau Toba (ODT) program Presiden Joko Widodo, Samosir yang dikenal dengan sebutan Negeri Indah Kepingan Surga ini serasa telah diberkati. Ia juga meminta agar kita mau menjadi pelaku di Samosir, karena Samosir telah dijadikan pariwisata bertaraf internasional.

“Juniastel Rajagukguk, selaku ketua panitia penyelenggara dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan seminar ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman kepada Pemerintah Daerah, masyarakat umum, kalangan bisnis, dan mahasiswa untuk memahami fenomena Kelembagaan Teknologi Informasi dan membawa dampak positif, menjadi sarana sosialisasi dan forum pertukaran informasi antara para teknokrat (akademisi, pakar, pengamat, peneliti, perekayasa),” katanya.

Peran serta para akademisi dan peneliti sangat penting dalam mempengaruhi perubahan-perubahan suatu masyarakat. Peran dan fungsi akademisi dapat diwujudkan dalam bentuk membangun gerakan pembelajaran masyarakat untuk mendorong terciptanya transformasi sosial.

“Oleh karena itu, jarak yang lebar antara pemerintah daerah dengan para akademisi dan peneliti perlu dihilangkan sehingga menjadi mitra dalam pelaksanaan pembangunan berkelanjutan,” jelas Juniastel.

Sekjen Forum IHAN BATAK Janner Simarmata menuturkan, bahwa kegiatan seminar nasional tersebut, merupakan agenda tahunan dan bagian dari pogram kerja organisasi.

“Seminar Nasional ini terlaksana atas dukungan beberapa perguruan tinggi dan organisasi, seperti Universitas Negeri Medan, Universitas HKBP Nommensen, Universitas Prima, BMKG, LIPI, Community Informatics Family of Budidarma, Forum Generasi Muda Simataraja Indonesia (FORGEMSI) dan Portal Berita Tapanuli SamosirGreen.com,” ucapnya.

Pemateri dalam seminar itu Prof. Dr. Manihar Situmorang, M.Sc (Wakil Rektor Unimed), Dr. Mesdin Kornelis Simarmata, M.Sc (Sekretaris Utama Badan Ekonomi Kreatif Indonesia) dan Dr. Pontas Sinaga, M.Sc (LIPI).

Sedangkan peserta dan pemakalah yang ikut dalam seminar ini berasal dari berbagai institusi di Sumatera dan pulau Jawa sebanyak 490 orang yang terdiri dari peneliti, akademisi, guru dan pakar. (js)

Komentar Anda