Nelson mengalami luka-luka akibat nyemplung ke proyek galian parit Dinas Bina Marga Medan
Janner Raja Simarmata

Humas DPP Punguan Pomparan Ompu Simataraja Raja Simarmata Dohot Boruna Se Indonesia, sebelumnya adalah Ketua Bidang Infokom DPP tahun 2008-2012 dan 2012-2016, sekaligus pengelola website SIMARMATA.OR.ID sejak tahun 2008 hingga saat ini.

Medan, SIMARMATA.or.id – Saat ini banyak proyek penggalian parit dikerjakan pihak Dinas Bina Marga Kota Medan. Namun, ada penggalian parit diduga tak memiliki izin, plang proyek dan tidak menghiraukan keselamatan pengguna jalan.

Salah satunya, proyek penggalian saluran parit untuk pemasangan cincin cor semen yang dikerjakan di sepanjang Jalan Mataram, Kecamatan Medan Petisah, tepatnya disebelah restoran KFC Medan. Dimana penggalian parit sedalam 3 meter tersebut tanpa diberikan tanda atau plang.

Imbasnya, Minggu, (20/11/2016), sekitar pukul 02.00 WIB, seorang warga bernama Nelson H Simarmata(46) warga Jalan Iskandar Muda Baru, Gang Baru No.11, Kelurahan Sei Putih Timur saat hendak pulang kerumahnya dari selesai bekerja jualan, terjerembab masuk kedalam galian sedalam 3 meter yang merupakan proyek Dinas Bina Marga Medan.

Nelson mengatakan, diri hendak pulang kerumah sehabis membantu jualan istri. Dan menyempatkan untuk melihat bengkel tempel ban yang berada tepat di samping restoran Ayam Kalasan Jalan Iskandar Muda. Lalu, ia memutar untuk pulang dan lewat dari Jalan Mataram sebelah restoran KFC Gajah Mada Medan. Tiba-tiba saya dan sepeda motor Honda Revo BK.4231 CZ yang dikenderainya menyemplong masuk kedalam galian sedalam 3 meter tersebut.

“Saya saat itu tidak mengetahui dilokasi tersebut ada galian, karena tidak ada dibuat tanda dalam bentuk apapun dilokasi galian.” Ujar Nelson dirumahnya yang sedang terbaring lemah, karena mengalami cidera dan lembam akibat terbentur lobang galian.

Tambah Nelson, kondisi lokasi jalan tepatnya lobang galian tersebut sangat gelap. Saat didalam lubang galian ia mencoba meminta bantuan, namun tidak ada menemukan orang disekitar. Kemudian, dengan tertatih ia mencoba keluar dari dalam lobang galian. Selanjutnya dengan berjalan sempoyongan dengan penuh luka memar.

“Saya meminta bantuan ke Polsek Medan Baru yang lokasinya tidak jauh dari lokasi tempat saya terjatuh. Diterima dua orang petugas piket malam saat itu Pak Alimin dan Pak Bangun, menyarankan saya untuk menghubungi keluarga agar mengeluarkan sepeda motor saya yang saya tinggalkan di lokasi galian,” ucapnya.

Sekitar pukul 06.00 WIB, pihak keluarga yang telah dihubungi korban tiba dilokasi dan mengangkat sepeda motor merek Revo tersebut dari dalam lubang galian dengan dibantu petugas Polsek Medan Baru.

Akibat kejadian tersebut, Nelson Simarmata mengalami luka memar kening, tangan, dan terkilir pada bahagian pinggang. Selain itu, dia juga mengalami kerugian barang seperti rokok untuk dijual kembali, satu unit HP Black Berry, satu unit HP Android merek Mito, 3 HP merek Nokia, yang terendam kedalam air yang terdapat didalam lobang galian. Sehingga total kerugian mencapai jutaan Rupiah.

Komentar Anda