Korban meninggal Tunggul Gultom
Janner Raja Simarmata

Humas DPP Punguan Pomparan Ompu Simataraja Raja Simarmata Dohot Boruna Se Indonesia, sebelumnya adalah Ketua Bidang Infokom DPP tahun 2008-2012 dan 2012-2016, sekaligus pengelola website SIMARMATA.OR.ID sejak tahun 2008 hingga saat ini.

Medan, SIMARMATA.or.id – Warga yang berada di seputaran Jalan SM. Raja, Kelurahan Harjosari I, Kecamatan Medan Amplas mendadak geger. Pasalnya, seorang pria bernama Tunggul Gultom (59) warga Jalan Garuda, Desa Kenangan Baru, Kecamatan Percut Sei Tuan ditemukan tewas di loket Bus Mawar Silangit, Minggu (9/10) siang.

Informasi dihimpun di tempat kejadian, awalnya setengah jam sebelum korban tewas, sekira jam 13.00 wib, korban yang masih terlihat bugar tengah duduk di kursi tunggu Loket Mawar Silangit. Tak berapa lama, korban menuju ke toilet untuk buang air kecil.Saat keluar dari toilet, korban tampak sempoyongan dan langsung terjerembab dan tak sadarkan diri.

Tak lama kemudian terlihat petugas dari Polsek Patumbak dipimpin Kanit Reskrim AKP Ferry Kusnadi berada di lokasi dan melakukan pemeriksaan. Ternyata korban sudah tidak bernyawa.

Dijelaskannya, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), tidak ditemukan tanda-tanda adanya kekerasan.”Dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi, korban ini sering nongkrong di loket ini. Dia katanya mantan sopir Bus Garuda. Kuat dugaan korban meninggal karena penyakit yang dideritanya. Korban kita evakuasi ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Sumut,” sebutnya.

Ditambahkannya, dari hasil pemeriksaan sementara dan keterangan saksi di lokasi, korban diduga meninggal karena sakit. Dan korban informasinya kerap berada di loket tersebut dan merupakan mantan sopir bus Garuda.

“Korban diduga meninggal karena sakit. Dia sering di sana dan merupakan mantan supir bus Garuda. Sementara di tubuh korban juga tidak ada ditemukan tanda-tanda penganiayaan,” tambah Fery.

Komentar Anda