tokoh-lintas-agama-dan-profesi-berembug-dirikan-pim
Janner Raja Simarmata

Humas DPP Punguan Pomparan Ompu Simataraja Raja Simarmata Dohot Boruna Se Indonesia, sebelumnya adalah Ketua Bidang Infokom DPP tahun 2008-2012 dan 2012-2016, sekaligus pengelola website SIMARMATA.OR.ID sejak tahun 2008 hingga saat ini.

Jakarta, SIMARMATA.or.id – Cendekiawan Muslim Din Syamsuddin bersama 45 tokoh lintas agama dan aktivis dari beragam latar belakang mendirikan perkumpulan bernama Pergerakan Indonesia Maju (PIM).

Menurut Din, pendirikan PIM untuk merespon permasalahan bangsa. Salah satu dasar yang menonjol ialah adanya kesenjangan dalam praktik kebangsaan dan bernegara.

“Pada intinya, kami masih melihat adanya kesenjangan idealisme dengan realitas dalam bernegara, deviasi dan distorsi, ada penyampingan dalam pembentukan,” kata Din di Kantor CDCC, Menteng, Jakarta, Senin, (4/4/2016).

Din menambahkan, ke depannya PIM akan bergerak dalam aksi-aksi sosial kemasyarakatan. Dia mengajak seluruh elemen masyarakat dari berbagai latar belakang untuk bergabung dan melebur untuk memajukan bangsa.

“Ruang gerak PIM tidak hanya akan berbeda seperti organisasi umum lainnya, mungkin juga akan berhimpitan, dengan itu kami akan bekerjasama dengan banyak pihak untuk bersama memecahkan permasalahan bangsa,” katanya.

Selain Din Syamsuddin, beberapa tokoh terkemuka ikut serta dalam perkumpulan ini. Mereka yakni, pengamat politik R.Siti Zuhro, dan aktivis Perwakilan Umat Budha Indonesia (Walubi), Philip K Wijaya, yang keduanya ditunjuk sebagai wakil ketua.

Adapun mantan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Ali Masykur Musa ditunjuk sebagai sekretaris. Nama lainnya yang ikut menjadi anggota dewan nasional PIM ialah Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Hamdan Zoelva.

Berikut nama-nama tokoh nasional yang terdaftar sebagai pendiri PIM:

1. Din Syamsudin (mantan ketum Muhammadiyah)
2. R. Siti Zuhro (Pengamat politik LIPI)
3. Ali Masykur Musa (mantan ketua BPK)
4. Philip K. Wijaya
5. Umar Husin
6. Amanah Abdul Kadir
7. Ulla Nuchrawaty
8. Handoyo
9. Lieus Sungkharisma
10. Ahmad Syauqi
11. Ahmadie Thoha
12. Ahmaloka
13. Airin Rachmi Diany (Walikota Tangsel)
14. Alex Paat
15. Amidhan Saberah
16. Arief Rashied (mantan ketua PB HMI)
17. Astono Chandradana
18. Azizah Aziz
19. Chusnul Mariyah
20. Crylus Kerong
21. Darmasilan
22. Darmon Djabar
23. Ephorus Simarmata
24. Fahmi Darmawansyah
25. Hamdan Zoelva (mantan ketua MK)
26. Hanifah Husein (Istri menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan).
27. Isran Noor (ketua Partai Keadilan Persatuan Indonesia/ PKPI)
28. Faradila Suralaga
29. Krisnina Maharani tanjung
30. Lucky Azizah Bawazier (Istri mantan menteri keuangan Fuad Bawazier)
31. Margie Ivonne Ririhera
32. Mautia Ghani (mantan Pansel KPK)
33. Muliawan Margadana
34. Najamudin Ramli
35. Nyoman Udayana (Agamawan Hindu)
36. Paiman Mak
37. Phil Erari
38. Rachmawati Husein
39. Rustriningsih (mantan wakil Gubernur Jawa Tengah)
40. Syifa Fauzia
41. Uung Sendana
42. Veronika
43. Weinata Sairin
44. Widya Murni
45. Miryam S. Haryani (Ketua DPP Hanura). (aji/bbe)

Komentar Anda